Tes Kecerdasan The Kaufman Assessment Battery for Children K-ABC

Tes Kecerdasan The Kaufman Assessment Battery for Children : Tes Intelegensi Anak K-ABC

The Kaufman Assessment Battery for ChildrenKumpulan Soal Pemeriksaan Anak dari Kaufman atau Kaufman Assessment Battery for Children (K-ABC) dirancang oleh Alan S. Kaufman dan Nadeen L. Kaufman untuk memeriksa anak usia 2,5-12,5 tahun dalam ememcahkan masalah yang mengharuskan pemrosesan mental secara serempak dan berurutan.

Skala K-ABC juga meliputi Achievement scale (Skala pencapaian), untuk mengukur keterampilan yang diharapkan dalam membaca dan aritmatika. Berdasarkan penelitian pada neuropskologi dan psikologi kognitif, skala ini dirancang khusus bagi anak prasekolah, minoritas, dan luar biasa. Skor dalam skala K-ABC diperoleh dalam empat bidang, meliputi:

  • Sequential processing scale; mengungkap kemampuan memecahkan masalah secara bertahap/seri.
  • Simultaneous processing scale; mengungkap kemampuan dalam memecahkan masalah dengan cara mengorganisasikan dan memadukan banyak stimulus dalam waktu yang sama.
  • Mental processing composite (sequential plus simultaneous)
  • Achievement :┬áSkor pada kesemua skala dalam K-ABC dibuat memiliki mean 100 dan unit deviasi standar sebesar 15 agar dapat dibandingkan langsung satu sama lain dan dengan ukuran inteligensi lain. Skala nonverbal dalam K-ABC merupakan bentuk pendek dari Mental Processing Scale yang dikhususkan bagi anak usia 4 sampai 13,5 tahun dan mencakup pula subtes yang dapat disajikan secara pantomim serta direspon secara motorik.

Skala kaufman, Kaufman Assessment Battery for Children (K-ABC), merupakan tes inteligensi yang lebih mutakhir dari tes sebelumnya, skala kaufman member label anak-anak dengan angka tunggal dan evaluatif seperti misalnya IQ tentu saja diadakan melalui penggunaan skor-skor majemuk, analisis profil, dan interpretasi diagnostik. Skala kaufman kurang mengandalkan keterampilan verbal sehingga dapat digunakan sebagai pilihan untuk anak-anak dengan kemahiran bahasa inggris yang terbatas atau pendengaran yang rusak.

Tes inteligensi K-ABC merupakan baterai (rangkaian) tes yang relatif baru yang diperuntukkan bagi anak-anak usia 2,5 sampai 12,5 tahun. Tes ini diciptakan oleh Alan S. Kaufman dan Nadeen L. Kaufman dari the University of Alabama. K-ABC dikembangkan pada tahun 1980-an dan 1990-an. Rancangan K-ABC mulai dengan rumusan konstruk yang harus ditaksir. Pendekatan khusus yang dipilih membuat adanya perbedaan antara Pemrosesan Simultan, yang direpresentasikan oleh tujuh subtes, dan pemrosesan berurutan, yang direpresentasikan oleh tiga subtes (J.PO. Das, 1984; Das, Kirby & Jarman, 1975, 1979; Das & Molly, 1975; Kaufamn & Kaufman, 1983b, Bab 2; Luria, 1066) Sub-subtes Pemrosesan Simultan membutuhkan sintesis dan organisasi dari isi spasial dan isi visuo-perseptual yang bisa disurvei sebagai keutuhan. Sub-subtes Pemrosesan Berurutan membutuhkan pengaturan serial atau temporal; subtes-subtes ini menggunakan isi verbal, numerik, dan visuo-perseptual, seperti halnya juga memori jangka pendek. Berbagai tugas yang disajikan dalam Skala Pemrosesan Mental yang dipadukan sama dengan yang digunakan dalam pemeriksaan neuropsikologis dan dipilih untuk asalan ini.

Alat tes K-ABC ini mengukur konstruk inteligensi berdasarkan teori yang berorientasi proses dan mengukur prestatif berdasarkan pertimbangan logis bahwa prestasi dan inteligensi bersama-sama mempengaruhi fungsi intelektual anak saat ini.

Prosedur Penggunaan:
Skala-skala inteligensi dalam K-ABC adalah Sequal Processing Scale dan Simulation Processing Scale. Sequal Processing Scale yaitu skala yang mengungkap abilitas atau kemampuan untuk memecahkan permasalahan secara bertahap dengan penekanan pada hubungan serial atau hubungan temporal diantara stimulus. Stimulus ini, baik verbal maupun visual harus ditangani secara berurutan agar tercapai performansi yang optimal. Dalam K-ABC kemampuan ini diungkap antara lain oleh subtes Word Order dimana subjek harus menunjuk pada bayangan gambar dalam urutan sama dengan urutan nama yang disebut oleh penguji.

Simulation Processing Scale yaitu skala yang bertujuan mengungkap kemampuan anak dalam memecahkan permasalahan dengan cara mengorganisasikan dan memadukan banyak stimuli sekaligus dalam waktu yang sama. Permasalahan yang diajukan sering kali bersifat analogi atau mengandung aspek spasial. Baik berwujud perseptual maupun berwujud konseptual, stimulusnya menghendaki pengerahan daya sintesis simultan agar tercapai penyelesaian yang benar. Dalam K-ABC, stimulus bentuk ini mencakup tugas pengenalan bercak tinta yang disajikan separuh selesai (Gestalt Completion) dan analogi visual yang umumnya abstrak (Matrix Analogies).Baterai dalam skala ini juga menyajikan kombinasi Sequantial dan Simultaneous Processing yang masing-masing disebut Mental Processing Composite Scale, Achievement Scale, dan non-Verbal Scale.

Berikan Komentar Tentang Ini :

Komentar