Murid Banyak Di Cabuli Guru, Komisi E DPR Ajukan Tes Psikologi Guru

Tes Psikologi GuruMaraknya kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang dilakukan oknum guru terhadap anak didiknya mengundang keprihatinan anggota Komisi E DPRD Jatim, Moch Eksan. Terbaru, di Bojonegoro, seorang guru agama mencabuli enam siswinya.
Eksan menyampaikan, guru merupakan salah satu bagian penting dalam membangun moral generasi penerus bangsa. Ironisnya malah mengalami krisis moral. Karena itu Komisi E DPRD Jatim akan mengajukan agar rekrutmen para guru lebih diperketat, baik PNS maupun non PNS di semua level pemerintahan: pusat, provinsi maupun kabupaten dan kota.
“Komisi E mengajukan rekrutmen guru tidak hanya dengan uji kompetensi, tapi juga tes psikologis untuk mengetahui calon guru tersebut memiliki kelainan kejiwaan, kelainan seks atau tidak. Dengan tes psikologis bisa mendeteksi sejak awal calon guru tersebut bermasalah atau tidak,” tegas politikus asal Nasdem tersebut.
Eksan menambahkan, selama ini dalam rekrutmen para guru yang diutamakan hanya kemampuan kompetensi calon guru, imbasnya pihak sekolah tidak mengetahui calon guru tersebut kejiwaannya bermasalah atau tidak. “Untuk itu tes psikologis ini harus diterapkan baik itu dalam penjaringan guru PNS maupun non-PNS,” tandasnya.
“Untuk non-PNS artinya seluruh sekolah swasta harus memperketat proses rekrutmen guru baru dengan menerapkan tes psikologis, agar guru yang terseleksi benar-benar guru yang tidak hanya hebat kemampuan kompetensinya, tapi juga psikologis atau kejiwaannya sehat alias tidak mengalami gangguan,” tambahnya. (Berita Metro)

Berikan Komentar Tentang Ini :

Komentar