Ini Saran Psikolog Dalam Menghadapi Proses Psikotes Dan Wawancara Psikologi

Bagi Anda yang ingin melamar pekerjaan, sebelum melakukan serangkaian tes, mulai dari psikotes maupun wawancara atau interview ada hal-hal yang patut diperhatikan. Apa saja? Simak penuturan psikolog berikut ini.

Menurut psikolog klinis dewasa, Vicka Yunita Tjhin MPsi, Psi, atau yang akrab disapa Vicka, agar fokus mengerjakan psikotes serta interview yang patut dipersiapkan adalah dengan menjaga stamina serta tidur yang cukup di malam sebelumnya.

“Karena nggak ada hal yang perlu dipelajari kalau untuk psikotes, jadi lebih siapkan stamina dan kesehatan saja,” tutur Vicka.

Untuk mendukung proses berjalannya psikotes maupun interview, selain istirahat yang cukup di malam harinya, dibutuhkan juga asupan dan nutrisi yang sehat di pagi hari.

“Sarapan juga perlu, tapi sarapannya jangan juga yang tinggi kalori atau kebanyakan, karena kan nanti ada efeknya takutnya nanti ngantuk atau sakit perut,” kata Vicka.

Kemudian, pastikan juga datang tepat waktu untuk menunjukkan kedisiplinan diri yang baik kepada interviewer.

“Untuk interview-nya sendiri yang pasti harus datang tepat waktu, karena dari datang tepat waktu, berarti kita sudah mencerminkan kedisiplinan itu sendiri karena nggak ada kan ya dari interviewer yang ingin ‘oh ternyata calon karyawannya datangnya terlambat’ kan pasti sebagai interviewer udah mikirnya ‘oh orang ini kurang disiplin dong’,” ujar Vicka.

Di samping soal waktu, penampilan pun penting, bukan berarti harus berdandan berlebihan, namun rapi dan enak dilihat. Karena dengan mempedulikan penampilan otomatis interviewer memiliki first impression yang positif yang akan dihubungkan dengan pekerjaan, apabila terbiasa berpenampilan rapi maka dalam melakukan pekerjaan pun demikian.

“Jadi walaupun seandainya dari perjalanan itu macet ya sisihkan waktu juga untuk merapikan diri sebelum mulai proses interview. Karena penampilan itu, apalagi yang namanya first impression itu kan sangat penting,” ucap Vicka.

Sumber : Detik Health

Berikan Komentar Tentang Ini :

Komentar